Gw adalah salah satu pengguna (terpaksa) setia si provider merah, yah karena nomor ini sudah dipake dari jaman SMP kelas 2 yah sekitar tahun 2005 lah jadi kalau sampe dibuang sayang, takut ada yang menghubungi misal mantan gituh hha. anyway, gw bak bakal bahas lebih banyak lagi masalah si merah karena kali ini gw mau bahas si biru aja.
Sebagai project engineer yang sering turun ke lapangan gw dituntut untuk mempunyai sistem komunikasi yang handal karena urusannya jadi perantara kedua belah pihak, pihak di lokasi dan pihak dikantor pusat jadi kebayangkan kalo gak bisa telponan gimana? Dari pengalaman gw, hanya ada dua provider yang menurut gw bisa diadalkan untuk masalah ini salah satunya XL, gw ceritain dikit deh salah satu pengalamannya.
Waktu itu ada kerjaan di daerah Tanjung Balai, Sumatera Utara.
![]() |
| Tanjung Balai |
Berangkat dari Jakarta dengan kondisi paket internet si merah yang udah mau abis, kadang gw gak ngerti sama perhitungan data si merah ini 2 minggu bisa habis 5GB, karena itu akhirnya gw beli perdana XL buat jaga-jaga aja sih asalnya.
Singkat cerita udah sampe medan nih, nah dari Medan ke Tanjung Balai itu butuh waktu jam 6 jam, BT gak sih kalau paket internet kita habis terus harus diam di kereta selama 6 jam, akhirnya gw pake tuh nomor XL yang bawa dari Jakarta aktivasinya gak ribet dan setelah registrasi bisa langsung dipakai. XL menemani perjalanan saya dari Medan ke Tanjung Balai, yah walau sesekali tertidur di kereta dan FYI aja kalau disana gak ada kereta non ekonomi, jadi mau setajir apapun lo gak bisa beli kereta eksekutif tapi gw punya tips nih biar lo bisa tetep enak tidur di kereta ekonomi yaitu lo beli aja 3 tempat duduk disamping lo atau 3 depannya juga, jadi satu blok itu jadi milik kita semuanya harga 1 kursi ekonomi putri deli adalah 25,000 jadi kalau beli 3 tempat jadi 75,000 demi sebuah kenyamanan rasanya itu wajar aja.
| KA Putri Deli |
Sampai di kota Tanjung Balai, dari beberapa tempat yang pernah gw kunjungi salah satu daerah favorit adalah sumatera utara disana makanannnya enak dan orang-orangnya enak juga dan yang pasti gw gak usah nurunin nada bicara gw yang terbilang keras karena orang disana kalau ngomong kadang agak teriak-teriak sih. Tanjung Balai terletak dekat dengan Malaysia, jadi dari bahasa disini agak melayu gituh tanjung balai juga jadi kota pelabuhan dan yang unik salah satu pelabuhan mereka letaknya bukan di laut, tapi di sungai. Yap Sungai Asahan The Biggest River yang pernah gw liat. Daerah pinggiran sungai terasa sejuk ditemani elang-elang yang terbang diatas kita, dari kejauhan terlihat kelenteng yang sangat besar yang jadi salah satu icon di kota ini. Sungai ini mengalir dari mulut Danau Toba melewati Porsea dan berakhir di Teluk Nibung, Selat Malaka. Coba deh search jarak tanjung Balai ke Danau Toba Jauh banget.. !
| Jembatan Sey Kapayang Asahan |
5 Hari ditanjung balai, masih ditemani koneksi dari +XL123 , yang unik dari Tanjung Balai adalah Bentorya bro .. yap Becak Motor, kalau di Medan kita bakal nemuin Bentor yang biasa-baias aja cuman becak pakai motor, tapi disini beda Bentornya lebih besar dan sudah dimodif sebagian ada yang full musik. Dan kalau lo kesini harus nyobain bakso bakar dan ayam goreng pak gundul mantapppp banget itu rasanya eits.. tapi hati-hati pedasnya.
Pekerjaan di Tanjung Balai Selesai, dan balik lagi ke Medan.
Awalanya di Medan gw gak bakal kemana-mana karena harus ketemu cluster engineer disana untuk memberikan training , tapi eh tapi dia berhalangan hadir dan bisa ketemu besok lusanya. Kami cukup koordinasi lewat by phone dulu, nelpon XL kan murah... sebelum lusa bertemu langsung.
Karena hari itu gak ada kerjaan, sebagai anak muda yang enerjik dan gak bisa diem gw putusin untuk cari info tempat apa aja yang bisa dikunjungi seputar Medan, pake HP juga cukup kan koneksi XL bagus disini (hhah perez).
Jadi hasil seaching gw tau ada tempat namanya Gundaling, yah kalau di Bandung kayak lembang gituh.. dari sini kita bisa melihat Gunung Sinabung, yang sering banget kita denger di berita karena sering sekali aktif. Sepanjang jalan kalian juga akan menemui makanan yang namanya BPK a.k Babi Panggang Karo, makanan khas orang karo.
![]() |
| Puncak Gundaling |
Karena belum puas dan belum cape juga sih, dari Gundaling gw dirayu sama driver rental mobil untuk lanjut lagi ke salah satu spot yang katanya keren banget namanya sipiso-piso, karena penasaran gw lanjut ke lokasi sana. Sepanjang jalan saya masih koordinasi dengan orang kantor karena masih tetap ada kerjaan yang harus di remote.
| Air Terjun Sipiso-piso |
Dari air terjun ini, kita bisa melihat penampakan Danau Toba dari salah satu sisi, gak bisa gw ungkapin dengan kata-kata deh keren pokonya.
| Danau Toba dari Air Terjun Sipiso-piso |
Untuk mencapai Danau Toba, dari air terjun sipiso-piso kita harus menempuh perjalanan selama 3 jam, tapi jangan khawatir bosen karena sepanjang jalan akan ditemani pemandangan yang indah diselingi dengan penampkan danau toba dan yang paling suka desain gereja di perkampungan disini sangat unik. Dan kalian akan ketemu dengan replika ikan khas danau toba di hutan sebelum sampai danau toba.
Sampai di Toba Menjelang petang, saya langsung cari penginapan untuk selanjutnya besok lanjut ke Samosir. Jangan khawatir untuk komunikasi karena di daerah sana signal Handphone masih Ok.
| Replikasi Ikan Khas Toba |
| Kapal Ferry Toba-Samosir |
Semoga Bermanfaat !!
@abdwhd
instagram : @abdwhd14
#19thbersama
@XL123



1 comments:
assalamualaikum, mau nanya, dari Tanjung Balai Asahan, gimana mau ke Danau Toba?? ada Public Transport seperti Bus, Train atau Keretaapi??? saya mahu ke danau toba tapi ngak tau gimana tranport nya
Post a Comment